2026-10-18
Ikut Pink Run 2026 bersama Pejuang Kanker Payudara, Saya Pun Berlari
Dokter Kim Ju-won ikut Pink Run 2026 di Sangam-dong sebagai dokter rekonstruksi payudara. Ia berbagi pengalamannya dan pesan pentingnya untuk deteksi dini kanker payudara.


Halo! Saya Kim Ju-won, dokter payudara pribadi Anda.
Hari ini saya ingin berbagi cerita yang agak pribadi.
Pada 11 Oktober lalu, di Sangam-dong, saya ikut serta dalam Pink Run 2026 sebagai dokter yang melakukan rekonstruksi payudara.
Sebenarnya saya sudah lama ingin ikut Pink Run, tetapi baru tahun ini saya memberanikan diri. Meski agak malu karena baru sekarang, saya senang akhirnya bisa memulainya. Tahun ini saya berlari sendiri, tetapi saya berharap tahun depan para Melony juga bisa berlari bersama saya.
Karena saya jarang berlari dalam kehidupan sehari-hari, saya sempat khawatir apakah bisa menyelesaikan lombanya.
Saya sudah bilang akan menantang diri sendiri dan bahkan mengajak para Melony untuk berlari bersama,
tetapi justru saya sendiri yang khawatir tidak akan sanggup berlari sampai akhir.
Ketika saya masih gelisah, staf kami yang ikut serta berkata begini.
Dok, larilah dengan stamina yang Dokter pakai saat operasi~
(Sejak sekolah, saya memang percaya diri dengan stamina saya. Sampai-sampai teman-teman laki-laki pun menyerah, hehe)
Saat itu saya tersadar bahwa saya masih punya stamina itu!
Dengan rasa percaya diri yang tiba-tiba pulih, saya berdiri di garis start.

Sebentar saya jelaskan secara singkat tentang Pink Run. Pink Run adalah kampanye sekaligus acara sosial yang bertujuan mengingatkan pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara, serta memberikan dukungan kepada para pejuang kanker payudara. Tahun 2026 ini, acara tersebut memasuki penyelenggaraan yang ke-26.
Seperti terlihat di foto, pesertanya memang sangat banyak.
Ada yang datang bersama teman, ada yang jelas merupakan pejuang kanker payudara, dan ada juga yang ingin mendukung tujuan acara ini—
Yang paling berkesan bagi saya adalah peserta keluarga. Cukup banyak tim keluarga yang berlari bersama anak-anak mereka.
Melihat para ibu yang sedang menjalani pengobatan maupun yang sudah sembuh, bersatu dan berlari bersama keluarga mereka,
saya jadi teringat ungkapan bahwa sebagian orang justru menjadi lebih kuat setelah melewati cobaan berat.
Momen itu sangat mengharukan, dan saya pun ikut berdoa untuk kesembuhan semua orang.
Saat bertemu dengan pasien yang berkonsultasi soal rekonstruksi payudara, saya jadi melihat betapa besar perubahan yang dibawa kanker payudara dalam kehidupan seseorang. Kanker adalah penyakit yang menakutkan hanya dengan mendengar namanya, dan karena itu dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penderita, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya. Korea memang termasuk negara dengan angka kejadian kanker payudara yang tinggi, tetapi juga dengan tingkat kesembuhan yang tinggi.
Di ruang konsultasi, terkadang saya bisa memahami alasannya, terutama saat mendengar kisah perjuangan mereka melawan penyakit.
Saya merasa bahwa kekuatan yang membantu mengalahkan kanker bukan hanya datang dari penderitanya, tetapi juga dari keluarga dan orang-orang terdekat yang ikut marah, menangis, dan khawatir bersama mereka.
Mungkin itu pula yang mendorong orang untuk ikut Pink Run. Saya rasa ini adalah keinginan untuk ikut membantu dan menjadi salah satu orang yang memberi dukungan.
Penyelesaian Pertama di Pink Run 2026

Saya berlari dengan mengandalkan stamina, tetapi ternyata saat dijalani tidak semudah yang saya bayangkan. (Harus mengatur napas, memikirkan kecepatan lari, dan meskipun rutenya pendek, ternyata banyak hal yang perlu diperhatikan. Salut untuk semua pelari!)
Banyak peserta yang berlari santai sambil mengobrol, dan sepertinya mereka sudah rutin berlatih sebelumnya.
Untungnya, saya bisa mencapai garis finis dengan kedua kaki sendiri ^^;;;;
Selama ini, banyak Melony yang berulang kali bertanya kapan mereka bisa mulai berlari setelah operasi. Melalui kesempatan ini, saya baru menyadari bahwa di balik pertanyaan itu ada keinginan kuat untuk segera memulai. Ke depannya, saya rasa saya bisa mengikuti proses pemulihan mereka dengan hati yang lebih memahami keinginan tersebut.
Semoga tahun depan kita bisa berlari bersama 🍈
Kampanye Pita Pink: Pesan untuk Para Perempuan

Sebagai dokter yang melakukan rekonstruksi payudara sekaligus sesama perempuan, saya ingin menyampaikan sebuah pesan.
Kanker payudara adalah jenis kanker yang relatif sering terjadi pada perempuan.
Meski tingkat kesembuhan semakin meningkat dan pengobatan kanker juga telah berkembang pesat,
kanker tetap mengguncang tubuh, batin, dan kehidupan penderitanya, serta kehidupan orang-orang terdekat mereka,
sehingga pengaruhnya masih sangat menakutkan dan luas.
Yang lebih menakutkan, kanker payudara bisa menyerang siapa saja.
Mulai dari sering minum alkohol atau merokok, pola hidup yang tidak teratur, pola makan yang kurang sehat, sering terpapar gelombang elektromagnetik, hingga faktor genetik... Belakangan ini kasusnya menyebar merata ke berbagai kalangan dan kelompok pasiennya pun beragam, sehingga sulit menunjuk satu penyebab pasti. Dari pengalaman bertemu pasien di klinik, saya benar-benar merasa bahwa kanker payudara bukan hanya terjadi pada orang-orang tertentu.
Jagalah kepedulian terhadap kondisi tubuh Anda dan jangan lupa pemeriksaan rutin. Jika merasa ada sesuatu yang tidak beres sedikit pun, segera periksakan diri ke dokter.
Meski ilmu kedokteran sudah berkembang pesat, tidak ada cara pencegahan yang lebih pasti selain deteksi dini dan pengobatan yang tepat waktu.

Bagi saya, ikut serta dalam Pink Run kali ini juga menjadi kesempatan yang berharga. Saya jadi bisa merenungkan kembali para pasien konsultasi rekonstruksi yang saya temui setiap hari, serta pekerjaan yang saya jalani. Saya tidak akan melupakan apa yang saya rasakan di Pink Run 2026, dan dengan semangat yang sama seperti saat berlari bersama, saya akan terus mendampingi perjalanan operasi Anda.
Sampai jumpa tahun depan, mari berlari bersama!


#2026PinkRun #PinkRunKankerPayudara #KampanyePitaPink #KampanyePencegahanKankerPayudara #DeteksiDiniKankerPayudara #DukunganPejuangKankerPayudara #EdukasiKankerPayudara #MelonBedahPlastik #DrKimJuwon #RekonstruksiPayudara #DokterPayudaraPribadi #Melon #MelonOperasiPlastik #MelonBedah #KlinikMelon #MelonCare #KonsultasiMelon #UlasanMelon #OperasiMelon #PayudaraMelon #RekonstruksiMelon #DokterPribadiMelon #KakakMelon #DirekturMelon #ReservasiMelon #PemeriksaanMelon #RumahSakitMelon #OperasiRekonstruksiMelon #ImplanMelon #KimJuwon #DokKimJuwon #DrKimJuwon #DokterKimJuwon
#KonsultasiKimJuwon #OperasiKimJuwon #UlasanKimJuwon #PayudaraKimJuwon #RekonstruksiKimJuwon #KimJuwonPayudara #PemeriksaanKimJuwon #ReservasiKimJuwon #DrJuwon #OperasiDrJuwon #UlasanDrJuwon #RekonstruksiDrJuwon #RekonstruksiDokJuwon #PemulihanKimJuwon
#PemulihanDokJuwon
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan dan di mana Pink Run 2026 diselenggarakan?
Acara ini diselenggarakan pada 11 Oktober 2026 di Sangam-dong. Penulis, Dr. Kim Ju-won, juga ikut serta sebagai dokter rekonstruksi payudara. Pink Run adalah kegiatan sosial untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-26.
Apa tujuan kampanye Pink Run?
Pink Run adalah kampanye yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara, sekaligus menyampaikan dukungan kepada para pejuang kanker payudara. Menurut artikel ini, peserta yang hadir sangat beragam, mulai dari kelompok teman, pejuang kanker yang sedang menjalani pengobatan atau sudah sembuh, orang-orang yang mendukung tujuan acara, hingga tim keluarga yang berlari bersama anak-anak mereka.
Apakah kanker payudara bisa menyerang siapa saja?
Ya, penulis menjelaskan bahwa kanker payudara bisa dialami oleh siapa saja. Artikel ini menyebutkan berbagai faktor seperti konsumsi alkohol, merokok, pola hidup tidak teratur, pola makan, paparan gelombang elektromagnetik, dan faktor genetik. Namun, belakangan ini kasusnya menyebar merata ke berbagai kalangan dan kelompok pasiennya pun beragam, sehingga sulit menunjuk satu penyebab tertentu.
Apa yang harus dilakukan untuk mencegah kanker payudara?
Artikel ini menyarankan agar Anda tidak lupa melakukan pemeriksaan rutin, lebih peduli pada kondisi tubuh sendiri, dan segera berobat jika merasakan sesuatu yang tidak beres sekecil apa pun. Penulis menegaskan bahwa meskipun ilmu kedokteran sudah berkembang, tidak ada cara pencegahan yang lebih pasti selain deteksi dini dan pengobatan.
Bagaimana tingkat kesembuhan kanker payudara di Korea?
Menurut artikel ini, Korea memiliki angka kejadian kanker payudara yang tinggi, tetapi juga tingkat kesembuhan yang tinggi. Penulis mengatakan bahwa ketika mendengar kisah perjuangan melawan penyakit, ia merasa kekuatan dari keluarga dan orang-orang terdekat yang ikut marah, menangis, dan khawatir bersama penderita turut membantu mengalahkan kanker.